Air bersih adalah kebutuhan vital masyarakat yang tidak bisa di hindari. Pada awal pemerintahan bunda Neni pada tahun 2016, kapasitas produksi PDAM Bontang baru mencapai 350 liter perdetik. Tidak heran jika beberapa wilayah menikmati aliran air bersih secara bergiliran sekali dua hari, bahkan sekali tiga hari. Sekarang kapasitas PDAM telah mencapai 450 liter perdetik, sehingga walaupun di beberapa wilayah kota,  air PDAM tidak mengalir selama 24 jam, namun sudah menikmati aliran air PDAM setiap hari.

Keberhasilan bunda menaikkan kapasitas produksi air bersih karena tambahan lima buah sumur selama empat tahun ini masing-masing 2 buah di Kanaan, 1 buah di Bhayangkara dan 2 buah di KS Tubun. Bukan air bersih saja yang volumenya bertambah, namun rumah yang memperoleh sambungan PDAM juga meningkat. Pada tahun 2016, baru 23.000 rumah. Kini telah mencapai 28.500 rumah yang memperoleh sambungan air PDAM.